Yudisium Sarjana ke-10 Fakultas Ilmu Pendidikan dan Sosial UNU Blitar Digelar Meriah
Blitar – Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar menggelar Yudisium Sarjana ke-X Fakultas Ilmu Pendidikan dan Sosial pada Selasa, 2 September 2025. Acara yang berlangsung di Aua Hotel Puri Perdana ini diikuti oleh 265 mahasiswa yang resmi menyandang gelar sarjana.
Turut hadir dalam acara tersebut Wali Kota Blitar H. Syauqul Muhibbin, SH.I., serta Prof. Dr. H. Mas’ud Said, M.M., Ph.D. yang menjadi narasumber utama dengan materi seputar kompetensi dan inovasi pendidikan.
Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Sosial menyampaikan harapannya agar lulusan kali ini mampu menjadi generasi yang berkompeten, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan maupun masyarakat luas.
Yudisium ini juga menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk melangkah ke jenjang berikutnya, baik dalam dunia kerja maupun pendidikan lanjutan, sejalan dengan visi UNU Blitar untuk mencetak sarjana yang unggul dan berdampak.
Dalam sambutannya, Bapak Walikota Blitar Muhibbin membagikan pengalaman pribadinya saat menempuh pendidikan di perantauan dengan keterbatasan ekonomi. Mas Ibin berpesan agar para calon wisudawan tidak khawatir terhadap masa depan, sebab rezeki sudah dijamin oleh Allah SWT.
Namun, ia menekankan pentingnya menjadi sarjana tangguh, kreatif, dan mampu menciptakan lapangan kerja.
“Seharusnya kalian ciptakan lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya dan memberi manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat,” tegasnya.
“Saya dulu kuliah sambil berjualan apa saja, karena orang tua tidak mampu membiayai. Kakak saya yang jadi TKI hanya bisa membantu biaya kuliah di awal,” ujarnya.
Dilanjutkan dengan materi dari Wakil Ketua Umum Pimpinan ISNU Pusat ( Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama ),Prof. Dr. H.M. Mas’ud Said, MM, Ph.D, menyampaikan, para lulusan UNU harus menguasai empat aspek penting agar bisa menuju lulusan yang unggul dan bisa menjadi game changer.
Empat Aspek itu 1. Akademik dan Karakter,2.Aspek Religiuitas dan Skill,3.Aspek Sosial, Politik dan Profesional,4. Aspek Mandiri dan Berkontribusi.
“Memang untuk menuju lulusan yang unggul dan bisa menjadi game changer memang diperlukan
empat aspek penting itu,” ujar Prof. Dr. H.M. Mas’ud Said, MM, Ph.D.
Prof Mas’ud menguraikan empat aspek yang dibutuhkan: Pertama aspek
Akademik dan Karakter.
“Aspek ini lulusan yang unggul harus memiliki kemampuan akademik yang kuat dan karakter yang baik. Ini dapat dicapai melalui pendidikan yang berkualitas dan pengalaman praktis,” ujar Prof Mas’ud yang Guru Besar Ilmu Pemerintahan dengan rekam jejak sebagai dosen di UMM dan Unisma Malang ini.
Kedua Religiuitas dan Skill.” Yang ideal lulusan harus memiliki religiuitas yang kuat dan skill yang relevan dengan bidangnya. “Aspek Ini dapat membantu mereka menjadi lebih berdaya saing dan memiliki tujuan hidup yang jelas,” kilah Prof Mas’ud.
Ketiga aspek Sosial, Politik, dan Profesional: “Lulusan yang unggul harus memiliki aspek kemampuan sosial, politik, dan profesional yang baik. Karena Ini dapat membantu mereka berinteraksi dengan orang lain, memahami dinamika sosial dan politik, dan menjadi profesional yang kompeten,” ungkap Direktur Pascasarjana Unisma Malang ini.
Yang keempat Mandiri dan Berkontribusi.” Lulusan yang ideal harus dapat mandiri dan menjadi bagian dari perubahan. Ini dapat dicapai melalui pengembangan kemampuan kritis, kreatif, dan inovatif,” tambah Prof. Mas’ud.
Untuk mencapai tujuan itu, lanjut Prof Mas’ud juga ada empat aspek yang dibutuhkan:
Aspek Pendidikan yang Berkualitas.